CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

27 Februari 2009

Pencari Kardus Bekas


Kerjaan anak-anak pencari kardus bekas ini sepertinya sedang berniaga untuk pembagian hasil atas kardus bekas yang akan mereka jual, sepertinya kecil-kecil sudah menjadi pebisnis untuk rekan-rekan mereka.

Perahu DPU Palembang



Perahu kecil milik DPU Palembang ini yang sandar di dermaga BKB merupakan perahu yang di gunakan untuk membersihakan eceng gondok dan sampah di pinggirang sungai musi tetapi kalau anak-anak berenang di seputar dermaga BKB sering sekali bermain dengan perahu ini.

Masyarakat Marginal



Tidak heran dan merupakan pemandangan yang umum kalau melihat sebagian dari masyarakat mencari kehidupan mereka berbeda dari orang lain, di antara mereka mungkin mengutuk kehidupan, pemerintahaan, nasib ataupun lainnya tetapi di kota ini dan kota besar lainnya di Negeri ini pemandangan seperti ini sepertinya menjadi pemandangan yang lumrah.

Logo Baru dari Swiwijaya FC


Inilah logo baru yang bakal di pakai pada putaran musim yang akan datang, logo yang di hasilkan dari kontes ini, kalau di perhatikan mirip seperti kepunyaan staiun TV swasta pada unsur burungnya.

26 Februari 2009

Palembang Indah Mall



Palembang Indah Mall atau yang di kenal dengan PIM terletak di kawasan JL Let Kol Iskandar ini, merupakan Mall yang paling sering digunakan dalam acara kesenian dan budaya di kota ini, mungkin tempat ini sangat strategis dan berada di pusat kota.

Bensin Eceran Di Sungai Musi


Ternyata ada juga penjual bensin eceran di Sungai musi, unik juga.. ternyata tidak hanya di darat orang menjual bensin eceran dimana perna saya baca selogan pada penjual bensin eceran adalah "Cintamu Tak Semurni Bensin ku"

Danau OPI



Danau yang terletak di kompelk Ogan Permata Indah ini merupakan tempat wisata yang ramai di kunjungi terutama saat sore hari pada hari libur, dan di danau ini juga sering di adakan latihan dayung dan kayak bagi siswa sekolah olahraga sriwijaya Palembang, bahkan lain dari itu kompetisi dayung pun pernah di lakukan di danau ini.

Universitas Sriwijaya




Beberapa Bidikan di universitas Unsri Bukit Besar.

25 Februari 2009

Arboretum Sinarmas Sriwijaya


Arboretum di Jakabaring Palembang seluas Enam hektar yang di resmikan pada November 2008 yang lalu yang rencananya akan di tanami dengan berbagai jenis pohon seperti Mahoni, Pulai, Durian, Sungkai,Sukun, Bungur, Tanjung, Salam, Tembesu, Angsana, Flamboyan,Jelutung, Ramin, Nyatoh, Geronggang, Punak dan Jambu-jambu.

Arboretum ini disebut-sebutnya bakal menjadi Taman Senayan Palembang. Dimana nantinya, di lokasi tersebut akan dibangunsarana pendidikan dan penelitian bagi pelajar dan mahasiswa,tempat wisata non komersial dan sarana olahraga jogging dan
aerobic di alam.

Tetapi untuk saat ini walaupun pohon sudah mulai tinggi tetapi untuk membuat kawasan ini menjadi taman senanyannya Palembang masih jauh dari harapan, karena belum ada pembangunan sama sekali.

Pelayaran KM Putri Kembang Dadar


Kapal KM Putri kembang dadar yang habis melakukan tour ke Pulau kemaro ini, merupakan salah satu kapal yang di miliki oleh Pemkot Palembang dalam menunjang wisata air di kota ini, tetapi bagus juga kalau di kawasan BKB ini di buka untuk jasa layanan sewa Jet Ski atau bannan boat saya yakin akan banyak peminatnya.

Pameran Kerajinan Indonesia

Kerajinan Laquer/Lak Songket
Pisau Baja Putih

Beberapa produk yang di tampilkan di pameran kerajinan indonesia di Atrium PIM dari tanggal 23 s/d 1 Maret 2009, dimana pameran ini di ikuti dari perwakilan dekranas kabupaten kota yang ada di Sumatera Selatan dan juga ada yang dari luar Palembang.

Fosil Kayu




ADA yang unik di antara deretan stan di arena pameran kerajinan di pelataran Palembang Indah Mall (PIM) Palembang, kemarin. Sebuah stan milik Unit Binaan Batu Mulia Sri Permata OKU (UBIBAM SPO), binaan PT Pusri tersebut, dapat dijumpai deretan fosil kayu dan tulang yang telah berumur ribuan bahkan jutaan tahun.

Fosil berbagai jenis kayu yang telah berbentuk kristal, itu dikumpulkan dari berba- gai daerah di Provinsi Sumsel. Salah satunya sebuah fosil kayu Sungkai yang diperkirakan telah berumur 6 juta tahun lalu, yang diperoleh dari sebuah daerah di pedalaman OKU. Fosil tersebut telah dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi hiasan nan cantik, tapi diproses tanpa menggunakan bahan kimia.

24 Februari 2009

Balap Liar Di Jakabaring



Kawasan Jakabaring di sore hari terutama hari libur merupakan tempat yang asik bagi para Pebali untuk balapan motor di kawasan ini, jarak tempuh yang tidak lebih dari 1 kilo dengan track yang lurus memang memacu adrenalin untuk memecut RPM motor setinggi mungkin di sini.

Serabi dan Bubur Kampiun

Bubur Kampiun

Serabi
Saat libur yang lalu sempat merasakan nikmatnya serabi original yang sudah lama tidak di makan semangkuk serabi dan bubur kampiun (Campuran antara bubur kacang ijo,ketan hitam, ketan putih dan tepung beras) ternyata lumayan enak dan murah, kedua mangkuknya hanya 3 ribu per mangkunya.
---------------------------------------
Asal Mula Nama Bubur Kampiun
Banyak orang tahu Bubur Kampiun adalah khas dari Ranah Minangkabau. Orang Minang/Padang akrab menyebutnya Bubua Kampiun. Ditiap sudut Sumatera Barat bisa dijumpai Bubur Kampiun dengan campuran bahan yang terkadang berbeda, saat ini Bubua Kampiun bisa didapatkan di kota-kota lainnya di Indonesia. Biasanya Bubur Kampiun disantap untuk sarapan, tapi pada bulan Ramadhan dijadikan santapan berbuka, rasanya manis dan legit.

Bubur Kampiun adalah campuran yang terdiri dari: Kolak Pisang, Kolak Ubi, Bubur Sumsum, Bubur Candil, Bubur Delima, Bubur Ketan Hitam, Ketan Putih, dan Srikaya.

Asal mula nama Bubur Kampiun.

Pada awal 1960-an, pasca perang PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, 1958-1961) dimana banyak masyarakat yang masih trauma akibat pergolakan, untuk menghilangkan trauma tersebut dan mengembalikan keadaan/suasana ke kondisi semula maka para Ninik-Mamak/Tokoh Adat dan Masyarakat di desa Jambuair-Banuhampu, Bukittinggi mengadakan beberapa perlombaan. Kegiatannya antara lain: Lomba Layang-layang, Sepakbola, Main Kim, Lomba Kreasi Membuat Pecal dan Lomba Kreasi Membuat Bubur. Perlombaan (Championship) tersebut diikuti oleh semua lapisan masyarakat: Tua-Muda, Laki2-Perempuan, dari anak-anak sampai kakek/nenek.

Dalam perlombaan membuat Bubur bermacam-macam kreasi yang diciptakan oleh para peserta lomba, ada bubur yang ditambahkan Coklat, Keju dan sebagainya. Ada seorang nenek Amai Zona namanya, terlambat datang di tempat perlombaan dan tidak ada persiapan apa-apa, beliau hanya memasukkan bubur-bubur yang tidak habis dijualnya tadi pagi kedalam beberapa mangkok untuk dicicipi oleh para Dewan Juri.

Ketika mengumumkan nama pemenang oleh pembawa acara (seorang anak muda/SMA) dikatakan bahwa Sang Champion (Juara) Lomba Kreasi Membuat Bubur adalah Amai Zona. Ketika ditanyakan pada si nenek apa nama buburnya tersebut, sang nenek dengan bangga dan spontan menyebutnya Bubua Kampiun (Champion maksudnya), maka jadilah sampai sekarang bubur tersebut dinamai Bubur Kampiun, bubur sang juara. (AsrulAgin)

Sumber tulisan : minangforum.com

Resep Bubur Kampiun 

Bahan Kolak:
100 gr gula pasir
200 gr gula merah, diiris
6 buah pisang nangka, dikupas dan diiris 1cm
500 ml santan dari 1/2 buah kelapa
1 lembar daun pandan
1/2 sdt garam
600 ml air

Bahan Bubur Candil:
100 gr tepung ketan
1/2 sdt kapur sirih, dilarutkan dalam 3 sdm air, lalu saring
1/2 sdt garam
150 gr gula merah, diiris
50 ml air hangat
300 ml air

Bahan Bubur Sumsum:
300 ml santan dari 1/2 buah kelapa
200 gr tepung beras
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
700 ml air

Bahan Ketan Hitam:
400 gr beras ketan hitam, direndam 2 jam
1/2 buah kelapa agak tua, diparut
400 ml air mendidih

Cara Membuat Kolak:
1. Rebus air, daun pandan, garam dan gula sampai mendidih
2. Masukkan pisang, rebus sampai empuk
3. Tuangkan santan kelapa, sambil diaduk sampai mendidih dan matang
4. Angkat dan sisihkan

Cara Membuat Bubur candil:
1. Campur tepung ketang dengan garam, aduk rata
2. Tuangkan air kapur sirih dan air hangat sambil diaduk hingga rata
3. Bentuk adonan menjadi bulat kecil
4. Rebus air dan gula merah sampai mendidih
5. Masukkan adonan bulat kecil / candil kedalam air gula merah yang mendidih
6. Biarkan hingga terapung, lalu angkat dan sisihkan

Cara Membuat Bubur Sumsum:
1. Campurkan tepung beras dan santan, aduk rata
2. Rebus air, daun pandan dan garam hingga mendidih
3. Masukkan larutan tepung beras, aduk hingga kental
4. Angkat dan sisihkan

Cara Membuat Ketan Hitam:
1. Kukus beras ketan hitam hingga 1/2 matang
2. Angkat, lalu siram dengan air mendidih
3. Biarkan hingga air terserap habis
4. Kukus hingga matang, angkat
5. Taburi dengan kelapa parut, lalu sisihkan

Penyajian Bubur Kampiun:
1. Masukkan sebagian ketan hitam, bubur candil dan bubur sumsum ke dalam mangkuk
2. Siram dengan kolak
3. Sajikan



Sumber resep : masakan-resto.blogspot.com

Fogging Gratis


Foging Gratis ini di lakukan oleh salah satu partai peserta pemilu di kawasan perumahaan tempat saya tinggal dengan jangkauan sampai 350 kk, banyak kegiatan yang di lakukan oleh partai dan caleg yang akan bertarung menjadi Legislator negeri ini, ada yang mengadakan pembangunan jalan, pebaikan parit, pembagian sembako, minyak goreng, jalan santai, sepedah santai, renovasi masjid dan lainnya. kalau seandainya gerakan simpati ini di lakukan 5 tahun sebelumnya mungkin lebih baik ....????

Turap Plaza Di Seberang Ulu




Tempat di sepanjang pinggirang sungai musi di kawasan seberang ulu yang konsepnya nanti akan di buat sama seperti di BKB ini sekarang sudah bisa di kunjungi walaupun dengan jalan kaki atau kendaraan roda 2 yang bisa ke sini, di kawasan ini nantinya juga akan di bangun hotel yang di kelola olah "Raja Kuis" Helmi Yahya, tetapi untuk saat ini tingkat keamanan di sini masih di rasa kurang jadi kalau mau ke kawasan ini berhati-hati saja.

23 Februari 2009

Telaga Swidak/Naga Swidak



Telaga Swidak/ Naga Swidak seperti itulah tempat Pemakaman Umum yang terdapat di daerah Seberang Ulu, di mana kawasan ini sekarang sudah sangat padat sekali, terkadang kuburan pun tumpang tindih, tetapi kawasan ini menjadi berkah hidup bagi sebagian orang terutama bagi pembuat "Rumah Masa Depan".

Warung Legenda



Salah satu tempat makan yang unik di kota ini adalah warung legenda di mana di warung yang terletak di sungai musi ini dengan mengusung konsep rumah rakit beroperasi mulai sore sampai ke tengah malam.

Pengguna Jendela Informasi


Saat di PTC terlihat remaja ini sedang membuka seluru informasi di fasilitas yang di pakai oleh Pemkot Palembang yaitu tentang jendela informasi kota Palembang, lama juga remaja ini menyelusuri jendela informasi ini, tetapi berdasarkan pemantauan para pengunjung tidak banyak tertarik dengan fasilitas informasi ini, dan comment yang di berikan juga banyak yang ngawur.

Dari Ajang Pro Liga



Asik foto-foto di luar saat menyaksikan pertandingan Pro Liga battre Camera habis, sehingga tidak bisa mengabadikan pertandingan antara Palembang Bank Sumsel dan Surabaya Samator, sayang saat acara ini banyak sekali calo yang berkeliaran menawarkan tiket dengan harga selangit.

20 Februari 2009

Tangga Takat



Tangga takat merupakan salah satu nama jalan di wilayah seberang ulu II di mana Jalan ini merupakan akhir dari daerah laut, di tangga takat ini ada pengerajin keripik pedas yang cukup terkenal, tetapi sekarang daerah ini sangat berkembang pesat dengan rumah-rumah permanennya berbeda saat zaman SMA dulu saat sering main ke sini.

Pengambil Air Sungai



Sungai musi yang mengalir dan membelah kota ini merupakan anugrah bagi yang tinggal di dalamnya, baik untuk kehidupan dan sarana transportasi seperti yang dilakukan Bapak yang satu ini belua mengambil air untuk kebutuhannya dengan menggunakan 2 buah djerigen yang di pikul cukup untuk kebutuhannya hari itu.

Zona Selamat Sekolah



Masih sangat jarang sekolahaan yang menggunakan ide seperti ini seperti membuat zona selamat sekolah seperti yang di lakukan oleh SIDT Mahad Izzudin yang terletak di Jalan Demang lebar daun ini, ternyata di rasa efektif juga karena selain warna yang berbeda jalan ini bisa menjadi panduan untuk anak-anak dan orang tua untuk menyebrang, semoga sekolah lain bisa mencontoh "Zona Selamt Sekolah" ini.

Program Berobat Gratis

Program Berobat Gratis di Depan Masjid Agung Palembang
Dengan di luncurka nya program berobat gratis untuk Propinsi Sumsel pada 27 Januari 2009 oleh Bpk Alek Noerdin di rasakan saat ini sudah banyak membantu masyarakat kota ini, walaupun masih ada kendala di sana sini merupakan wajar karena belum 1 bulan program ini di jalankan, maju terus sumsel dan Berobat gratis dan menyongsong sekolah gratis yang rencanya akan di luncurkan pada bulan Mei mendatang.

Sejak tahun 2002, pada saat menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin, H. Alex Noerdin mewujudkan program Berobat Gratis bagi seluruh warga. Pengobatan dimulai dari Puskesmas Pembantu, Puskesmas, dan dapat dirujuk ke RSUD Sekayu, RSU Mohammad Hoesin Palembang, hingga RS Cipto Mangoenkoesoemo Jakarta. Seluruhnya gratis dan sangat layak.

Untuk mendukung program itu, telah dibangun Rumah Sakit Umum Daerah di Sekayu, Bayung Lencir, dan Sungai Lilin; serta mengaktifkan Puskesmas Keliling untuk menjangkau pasien. SDM pelayan kesehatan dididik profesional melalui Akademi Perawat Sekayu serta melatih SDM Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu bekerjasama dengan Malaysia dan Singapura.

Sebagai pemimpin, H. Alex Noerdin sangat sadar bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu. Kewajiban pemerintah adalah menyediakannya. 

19 Februari 2009

Pasar Loak 7 Ulu



Pasar loak yang ada di kota ini bukan hanya ada di kawasan cinde tetapi ada juga di kawasan 7 ulu di mana ramai pada saat Minggu pagi, uniknya para penjual di sini berjualan di pinggir jembatan di 7 ulu dan barang yang di jual beragam dari alat elektronik bekas, buku bekas, kipas angin bekas dan lain-lain.

Kapal-Kapal Besar Di Sungai Musi



Kapal-kapal besar yang banyak "Jangkar" di sungai Musi ini menjadi hiasan indah untuk sungai ini.

Kawasan 14 Ulu Palembang



Kawasan yang sama-sama terletak di jalan KH Azhari ini juga meliputi kawasan tempat Pemakaman Umum Telaga Swidak/Naga Swidak.

Jembatan Ganefo



Jembatan yang sering di sebut ganefo ini merupakan jembatan yang berdiri secara sederhana pada rentang tahun 1962, dimana jembatan yang terletak di Jalan A Yani ini awalnya merupakan jembatan sederhana dari kayu tetapi sejak di buatnya jalan oleh Pertamina pada tahun 1970 an, juga mengubah jembatan ini menjadi lebih permanen.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...