CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.
Showing posts with label Banyuasin. Show all posts
Showing posts with label Banyuasin. Show all posts

01 February 2010

Flying Fox - Out bound SOL Palembang


Salah Satu peserta melakukan flying Fox


Out bound yang di laksanakan kemarin di kawasan Podomoro, Sukamoro - Banyuasin ini,sangat menarik apalagi ada "Flying Fox", selama ini di Palembang out bound minus Flying Fox, bertambah lagi wawasan dan ilmu ini...... ^_^

Belajar di Sekolah Kehidupan ( School of Life )

Bagi kami, belajar di Sekolah Kehidupan mempunyai makna:
  1. Belajar menjadi (learning to be)
  2. Belajar tentang cara berpikir dan cara belajar (learning to think and learn)
  3. Belajar melakukan (learning to do)
  4. Belajar hidup bersama (learning to live together)

Dengan demikian kami sadar bahwa belajar berarti berubah, mengalami transformasi dari yang lama menjadi yang baru, dari yang potensial menjadi yang aktual. Sehingga kami dapat ikut serta memberikan makna pada Palembang Baru, Palembang yang secara mendasar lebih baik.

Salah satu kegiatan outbond


Palembang adalah Sekolah Kehidupan. Di “Sekolah“ yang satu ini tak ada surat tanda tamat belajar sebelum tubuh berkalang tanah. Di “Sekolah” yang satu ini, perubahan adalah kewajiban sebagai pertanda kehidupan. Bagi mereka yang berhasrat besar untuk terus belajar dan bersedia berubah, kami mengucapkan selamat data

28 December 2009

Sungai Gasing - Banyuasin

Hasil gambar untuk sungai gasing
Sungai Gasing

Gasing, kalau didengar sekilas mungkin orang-orang mengira adalah permainan tradisional , tapi kali ini saya akan membicarakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Talang Kelapa, dengan jumlah penduduk ±5011 jiwa (2007). “GASING” nama desanya, sebuah desa yang 30 tahun lalu hanya bisa ditempuh dengan jalur air dari kelurahan Kenten Laut yang menghubungkan ke desa Gasing lewat sebuah anak sungai yang bermuara ke sungai Gasing.

Letak geografisnya, sebelah utara berbatasan dengan desa Tanjung Lago, sebelah selatan berbatasan dengan kota Palembang, sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan kenten Laut, dan sebelah barat berbatasan dengan Sukajadi. Dengan luas ±27 KM, Berada pada dataran rendah dan 80% rawa-rawa pasang surut serta dilintasi sungai Gasing dan dua anak sungai lainya.

Hasil gambar untuk sungai gasing
Kapal dan rumah di tepi sungai Gasing - Banyasin
Sekarang, desa Gasing bisa ditempuh dengan waktu ± 1,5jam dari Palembang menggunakan kendaraan pribadi, maupun angkutan perintis DAMRI tujuan Tanjung Api-Api, karena jalanya yang tidak terlalu mulus, banyak kerusakan-kerusakan yang terjadi diakibatkan kendaraan yang bertonase berat.

dengan pola pemukiman penduduk yang mengikuti alur sungai. Dengan rumah-rumah panggung yang tradisional disertai unsur-unsur modern menjadikan Gasing enak dipandang. Tidak salah kalau remaja-remaja Gasing menyebutnya sebuah kota mini “Gasing City“ walaupun sebutan itu agak berlebihan, namun itu merupakan wujud dari kecintaan dan kebanggaan mereka terhadap tanah kelahiranya.

Aliran Sungai yang menjadi background menambah keunikan desa Gasing, ditambah jembatan yang menghubungkan ke pelabuhan Tanjung Api-Api, jembatan yang dahulunya setiap sore ramai dijadikan tempat refresing bagi penduduk sekitar maupun luar daerah yang ingin menikmati hembusan angin dan aroma sungai Gasing, tapi sekarang kenyataanya hanya diramaikan oleh kendaraan-kendaraan yang membawa hasil tambang Batubara yang terkadang membuat goyang rumah-rumah disekitar jembatan.