CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.
Showing posts with label Buahan. Show all posts
Showing posts with label Buahan. Show all posts

25 May 2012

Buah Kesemek

Buah Kesemek
Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Diospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris dinamai Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros kaki. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini). 

Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (dioecious, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm, bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.

Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah.
 
Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan segar setelah diolesi dengan air kapur dan diperam, agar rasa sepatnya hilang. Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es krim dan lain-lain. Buah kesemek segar mengandung 19,6% karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa, 0,7% protein, vitamin A dan kalium.
 
Buah kesemek yang muda mengandung zat tanin yang dinamai tanin-kaki, yang menimbulkan rasa sepat pada buah. Zat ini akan berkurang bersama dengan masaknya buah. Tanin-kaki dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hipertensi.

Asal-usul dan penyebaran

Kesemek berasal dari Republik Rakyat Cina, yang kemudian menyebar ke Jepang pada zaman purba dan dikembang biakkan di sana. Belakangan buah ini menyebar ke bagian lain Asia, dan pada masa kolonial di tahun 1800an dibawa ke Eropa selatan dan Amerika (Kalifornia). 

Buah ini cukup penting dalam tradisi Tiongkok dan Jepang, sehingga nilai komersialnya tinggi di sana. Kini komersialisasi produksi kesemek telah merembet dan meluas ke Selandia Baru, Australia dan Israel. Ekspor dari Israel inilah yang dinamai sebagai Sharon fruit

Di Indonesia, Malaysia dan Thailand, produksi kesemek umumnya hanya cukup untuk konsumsi lokal. Sumatera Utara, khususnya wilayah Brastagi, di waktu lalu pernah secara tetap mengirimkan kesemek untuk Singapura; namun kini terhenti karena kualitasnya terdesak oleh kesemek produk negara-negara lain. Tempat-tempat lain di Indonesia yang menghasilkan kesemek di antaranya adalah Jawa Barat dan Jawa Timur, di mana buah ini ditanam pada daerah-daerah tinggi di pegunungan.

Sumber tulisan : http://id.wikipedia.org/

Buah Keranji

Buah keranji yang semakin langkah.

Buah keranji (Dialum indum) banyak ditemukan di daerah Sumatera dan Kalimantan, dengan diameter kurang lebih 2cm, bercangkang hitam rapuh, memiliki biji tunggal dengan rasa asam manis dan tekstrur buah seperti kapas berwarna orange.

Dulu buah ini banyak di temukan di Palembang, seperti di tuturkan oleh Zainab (65) yang tinggal di Jalan Ali Gathmir," dulu saat masih kecil buah keranji ini jadi jajanan yang di beli di pasar kuto". 

Batang buah keranji yang lumayan besar dulu banyak di dapati sebagai tanaman liar ataupun sebagai  pohon pereduh, tetapi dari tahun ke tahun buah ini semakin sukar di temui karena populasinya juga yang terus menurun, karena di pasar Palembang sendiri hanya sekali-sekali saja buah ini ada itupun dengan kisaran 50 ribu perkilo. salah satu penyebabnya karena kayu batang ini lumayan bagus untuk di jadi kan papan atau tiang untuk rumah. 

Kebanyakan buah ini setelah di “Unduh” di jemur terlebih dahulu karena selain untuk meningkatkan kwalitas buah juga mencegah jamur biar tidak tumbuh di buah. Informasi yang lain juga buah yang satu ini juga di minati dari Thailand, timur tengah dan beberapa daerah asia lainnya. Karena rasanya yang khas mirip asam Thailand (Tamarin).

Palembang, Pasar Kuto, 0512, Dodi NP

29 November 2008

Musim Durian Di Palembang




Durian kini musim lagi dan berbarengan juga dengan masuknya musim hujan di kota ini, kali ini durian yang di jual berasal dari Linggau dan Tebing Tinggi dengan kisaran harga 5-15 ribu per buahnya, tinggal pintar-pintar untuk menawar. Foto di ambil di kawasan simpang 26 ilir Pasar Atom.