CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

18 June 2012

Pempek Kerupuk/Pempek Keriting

Foto : cookpad.com
Pempek kerupuk merupakan salah satu jenis pempek yang digemari. Begini cara membuatnya secara tradisional. Tentu saja disiapkan adonan dasar pempek, campuran ikan segar dan sagu, atau lebih lengkapnya bisa lihat resep bahan dasar pempek.

  • Campurkan ikan dan sagu lalu di uleni sampai rata dan tidak terlalu lengket di tangan.

adonan dasar pempek  kemplang pempek cek dung
  • Setelah merata gunakan pirian kuningan (kalau jaman dahulu menggunakan pirian dari batok kelapa yang dilubangi🙂, namun memakai pirian kuningan termasuk tradisional loh ). Tekan diatas adonan perlahan sampai dengan adonan pempek memasuki lubang berbetuk seperti mie.

Kemplang Pempek kerupuk Cek Dung
  • Setelah dirasakan cukup, miringkan pirian sehingga adonan pempek yang telah berbentuk mie tergantung dan diambil dengan tengan. Lalu dirapikan bentuknya perlahan.

 kemplang-pempek-kerupuk-cek-dung-2     kemplang-pempek-kerupuk-cek-dung-3
  •  Letakkan pempek kerupuk yang telah jadi di anca (semacam anyaman bambu berbentuk bulat) untuk dikumpulkan dan kemudian di kukus sampai masak. Bisa juga langsung di rebus. Selamat menikmati.

Tips :

  • Untuk pempek keriting yang dikukus hasilnya pempek keritingnya lebih kering dan enak.

Hut Kota Palembang Ke 1.329 #1

Lomba perahu hias dan bidar prestasi yang di adakan di perairan sungai musi (17/06/12)
Seperti tahun-tahun sebelum nya setiap Hut kota Palembang kegiatan perahu hias dan bidar prestasi ini merupakan agenda rutin tahunan, yang merupakan salah satu bentuk dari pelestarian kesultanan Palembang. Berbagai perahu hias mengarungi sungai Musi yang merupakan perahu-perahu partisipasi dari intansi terkait.

Sejumlah perahu hias ambil bagian pada lomba perahu hias memeriahkan HUT ke-1329 Kota Palembang tahun 2012, di Sungai Musi, depan Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Minggu (17/6/2012). Selain perahu hias juga digelar lomba bidar prestasi.

Begitu juga dengan bidar prestasi yang di ikuti oleh peserta-peserta dari kota Palembang ataupun luar kota Palembang seperti Ogan ilir. Acara yang dihadiri oleh Walikota Palembang H Eddy Santana Putra, Wakil Walikota H Romi Herton serta sejumlah unsur Muspika dan kepala dinas di lingkungan Kota Palembang ini mendapatkan atusias dari warga kota Palembang hal ini dapat di lihat dari penonton yang sudah sejak dari pagi memadati plaza Benteng Kuto Besak  ataupun yang sengaja menyewa "Ketek" hanya untuk menyaksikan acara perahu hias dan bidar prestasi ini..

Palembang, BKB, 0612, Dodi NP

17 June 2012

Hut Kota Palembang Ke 1.329

Hut Kota Palembang ke 1.329 ( 17 Juni 684 - 17 Juni 2012)
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mempersiapkan beragam acara untuk memeriahkan hari jadi Kota Palembang ke 1329. Setidaknya, 20 kegiatan akan digelar untuk memeriahkan hari jadi Palembang. Sementara malam pucaknya akan dimeriahkan tim dari OVJ dan sederetan artis papan atas seperti Demian dan Ari Lasso.

Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya Palembang Expo 2012 yang akan diadakan di Sriwijaya Promotion Center (SPC) pada 15-20 Juni mendatang dengan diramaikan sebanyak 200 UKM lokal dan luar daerah. Kemudian festival kesenian islami yang digelar 15 Juni di SMK 3, Ziarah ke Makam Kawah Tengkurep tanggal 13 Juni, sepeda santai 16 Juni, dan Zikir akbar 15 Juni.“Dari berbagai kegiatan tersebut, 2 kegiatan diantaranya jalan sehat dan lari 5 km serta pemilihan BGP sudah dilaksanakan”, kata Kabag Umum Setda Kota Palembang, Raimon Rauli, Minggu, (10/06).
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang Ibnu Rohim mengatakan. Untuk kegiatan Palembang Expo akan memamerkan aneka produk khas dan kerajinan masing-masing kota dan kabupaten. Peserta yang akan terlibat dalam Palembang Expo ini terdiri dari BUMN, swasta, dan instansi di lingkungan Pemkot Palembang serta Kabupaten Provinsi Sumsel, termasuk dari luar daerah. “Untuk UKM lokal pihaknya melibatkan UKM binaan Disperindag yang bergerak di bidang kuliner, souvenir, dan pakaian.

Saat ini tercatat sudah 115 UKM yang mendaftar,” katanya. Sebelumnya, Ketua Panitia Acara Besar HUT Kota Palembang Eva Santana Putra mengatakan selain Palembang Expo berbagai kegiatan lainnya akan digelar. Diantaranya yaitu panggung hiburan yang akan dimeriahkan oleh artis-artis ibukota, diantaranya Azis Gagap, Nunung, Ari Lasso, Republik, serta berbagai atraksi sulap. Di sisi lain, gelaran lomba bidar dan kegiatan yang bisa disaksikan masyarakat umum juga tetap digelar seperti tahun-tahun sebelumnya.“Yang pasti akan lebih meriah dan lebih sesuatu dari tahun kemarin,” katanya.(hilmy)

Sumber tulisan : sumselpost.com 

Palembang, BKB, 0612, Dodi NP

16 June 2012

Hotel Malaya Palembang

Hotel Malaya saat ini
Hotel malaya yang merupakan salah satu bangunan yang terletak di Jalan Ali Ghatmir (dulunya bernama Jalan Karang Kuang diambil dari sungai yang melintas di jalan tersebut , sedangkan  Ali Ghatmir sendiri di ambil dari nama salah satu ketua DPR di Palembang) yang di bangun sekitar tahun 1940 atau 50an ini, merupakan hotel kelas melati yang masih berfungsi sampai dengan saat ini.

Hotel yang memiliki 30 kamar ini secara bentuk bangunan hampir mirip seperti eks hotel Aman ( Sailendera Institute / Kursus Sailendra, dengan balkon di lantai dua menjadi ciri khas bangunan tempo dulu ( lihat hotel riau) di Palembang.

Di sekitar Hotel malaya ini banyakdi temui bangunan-bangunan tempo dulu seperti di samping kiri bangunan tersebut bangunan tahun 30 an yang di di lantai 1 terdapat percetakan yang cukup terkenal pada saat itu begitu juga di seberang bangunan tersebut atau di samping PT. Kodja Bahari juga terdapat bangunan bangunan tua lainnya. 

Di dekat hotel melati dua terdapat Lorong kedipan yang secara tutur di katakan bahwa tempat lahinya tempat keluarga Pangeran Dipokesumo (zuriat dari Sultan Muhammad Mansyur Jayo ing Lago) walaupun pada saat Admin melakukan penelusuran kesana sudah tidak ada lagi orang yang tahu di mana tempat yang pastinya, sedangkan tidak jauh dari lorong kedipan terdapat lorong Masawa : dimana lorong ini di ambil dari salah satu suku kabilah Arab Al Masawa salah satu rumpun Ba Alawi (Alawiyyin) yang mendiami lorong tersebut.

Palembang, 13 Ilir, 0612, Dodi NP