CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.
Showing posts with label Kambang Iwak Besak. Show all posts
Showing posts with label Kambang Iwak Besak. Show all posts

20 January 2010

Sudut Kiwalk Palembang

Kiwalk yang tepat bersebrangan dengan Hotel Swarnadwipa
Kiwalk, tempat hangout favorit anak-anak gaul Palembang sejatinya adalah kolam pembuangan? Air limbah dari rumah tangga dan kucuran hujan, semuanya ditampung menjadi satu di kolam tersebut. Tetapi ketika ditata dengan baik, kolam tersebut bisa jadi tempat yang keren buat gaul. Kolam yang dibuat sejak zaman Belanda tersebut, memang tak hanya bermanfaat sebagai penampung air. Kambang Iwak kini berkembang jadi sarana hiburan dan rekreasi yang keren dengan nama gaul, Kiwalk. 

Pengamat Perkotaan Ir Ari Siswanto MCRP dari Universitas sriwijaya mengatakan, Pemerintah Belanda sejak dulu sudah memperkenalkan konsep estetika dalam pembangunan kolam retensi.Misalnya dua kolam retensi peninggalan zaman Belanda, yaitu Kambang Iwak Besar yang terletak di depan rumah dinas Wali Kota Palembang, dan Kambang Iwak Kecil di Jalan Teuku Umar.

Meruntut sejarahnya, Kawasan Kambang Iwak dibangun tahun 1921. Semasa kepemimpinan Thomas Carlsen. Hebatnya, meski “pembuangan” saat itu Kambang Iwak hingga Talang Semut sudah dirancang sebagai taman kota. Maklum saja, kawasan itu pada masa lalu identik dengan kawasan elite, seperti layaknya Menteng di Jakarta. Hingga sekarang pun image itu masih melekat di kawasan ini.   

Masih terus berbenah agar lebih "Cantik"
Di sana terdapat rumah (disebut istana) gubernur/ exs BP7, kantor residen, kantor-kantor militer, mess SVPM, Hotel Sehati (kantor pajak, red), kolam renang, dan rumah-rumah (yang sebelumnya dihuni) Belanda terletak di kawasan elite Talang Semut. Namun yang bikin kawasan ini “tampil beda” adalah keberadaan 2 buah kolam yang asri dengan pohon cemara sepanjang pinggirannya, yakni Kambang Iwak Besar  dan Kambang Iwak Kecik.  Karena pembangunan kolam tersebut menerapkan sisi keindahan dan memilih lokasi yang strategis, dua kolam yang dikelilingi jalan raya itu hingga kini tetap dimanfaatkan sebagai tempat santai dan rekreasi. 
       
Di Kambang Iwak Kecil, hampir sepanjang hari, ada saja orang yang memanfaatkan kawasan pinggiran kolam itu untuk duduk santai, memancing, jalan, dan lari pagi. Teduhnya pepohonan di pinggiran kolam, bahkankerap dimanfaatkan muda-mudi untuk berpacaran. 

Sebelum ditata lebih apik tahun 2005 lalu (dulu masih bernama Kambang Iwak Family Park atau KIF Park), Kiwalk juga menjadi ajang gaul beragam kalangan, mulai dari anak-anak sampai  dewasa. Hampir setiap hari, pinggiran kolam dijadikan tempat untuk lari pagi dan jalan-jalan. Letak kolam yang dikelilingi jalan-juga dibangun sejak masa Belanda-menjadikannya sebagai tempat yang strategis dan mudah diakses. 

Setelah direnovasi, Kiwalk kini dilengkapi jalur lintasan lari, taman, tempat duduk dan kios-kios. Tempat itu kini semakin ramai setiap akhir pekan. Anak-anak muda, pedagang, keluarga ramai berdatangan untuk bercengkerama sambil menikmati pemandangan kolam "pembuangan" itu.

01 April 2009

Kambang Iwak Terkini



kalau seandainya tempat ini di kelolah lagi mungkin bisa menjadi tempat wisata air, seperti di beberapa danau yang ada di Indonesia, dengan penambahan perahu dan Bebek dayung bisa menjadi tempat alternatif hiburan dan Olahraga.

18 March 2009

Joging Track Kambang Iwak



Memang nyaman duduk-duduk di sini terutama setelah olahraga, sambil menikmati rimbunya daun dan segarnya udara apalagi di temani makanan kecil dan softdrink cukup untuk menghilangkan stress dari kesibukan sehari-hari.

13 May 2008

Asian Orchid Exibiton 2008



Acara yang berlangsun dari tanggal 11 s/d 18 Mei 2008 di Kambang Iwak selain menampilkan anggrek dari dalam negeri juga anggrek-anggrek dari luar negeri.

Klik :Asian Orchid Exibiton 2008

30 April 2008

Wahana Permainan di KIF Park



Salah satu jenis wahana permainan yang ada di KIF Park area di mana selain alat tersebut ada juga trampolin, kereta api dan lain sebaginya.

29 April 2008

Kambang Iwak



Lokasi yang terletak di seputaran hotel swarna dwipa dan juga rumah dinas walikota merupakan tempat yang sering di pakai berolahraga dan bersantai apa lagi sejak di buka kif park di sana.

27 April 2008

KIF Park Palembang





 




 



 


KIF Park yang merupakan wahana baru di kawasan Kambang Iwak Besak yang memadukan antara konsep resto, permainan anak, permainan outdor, olahraga dan panorama, lumanyan menjadi daya tarik baru bagi yang mengunjunginya.

07 February 2008

Taman Kambang Iwak Besak Palembang

Gedung yang dibangun merupakan kerjasama antara provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Jepang.

Kambang Iwak sebuah danau wisata yang terletak di tengah kota, dekat dengan tempat tinggal walikota Palembang. Di tepian danau ini terdapat banyak arena rekreasi keluarga dan ramai dikunjungi pada hari libur. Selain itu di tengah danau ini terdapat air mancur yang tampak cantik di waktu malam. Dengan tenant-tenat yang terdapat di pinggir kolam ini menambah lengkap sebagai tempat tujuan wisata.

Di tahun 1950-an justru kolam ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah kota Palembang, di karenakan kolam ini banyak di jadikan tempat mencuci kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Era 90-an kawasan ini merupakan kolam retensi yang kurang terawat di mana sekeliling kolam ini banyak terdapat penjual bunga hias pada saat siang hari dan di malam hari banyak di penuhi oleh kupu-kupu malam dan waria yang "menjajakan" diri disini. kondisi ini hanya sampai di awal tahun 2000 an, semenjak pergantian banyaknya event yang ada di Palembang seperti PON 2004 di mana, seluruh tempat bersolek seiring dengan BKB yang mulai di percantik di tahun 2003, jembatan Ampera juga mulai berganti warna, dan beberapa tempat lainnya yang mulai berbenah.


Begitu juga Kambang iwak besak yang bekerja sama dengan Bank Sumsel yang merupakan salah satu BUMD di kota ini, mulai berbenah begitu juga dukungan dari pihak asing seperti bangunan yang ada di atas ini merupakan kerjasama antara pihak propinsi Sumatera Selatan dan pemerintah Jepang.

Palembang, Kambang Iwak, 0508 Dodi NP