CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

24 February 2008

Main Ekar


Di Palembang disebutnya ekar, di masyarakat Betawi namanya gundu. Buat anak-anak Sunda namanya kaleci. Orang Jawa nyebutnya neker, di Banjar Kleker dan kalau buat orang Belanda, namanya knikker.
Sebutan ini juga kadang dipakai anak-anak di Inggris selain sebutan marbles. Kalau di Prancis namanya billie.
Permainan ini mulai populer di Eropa, Amerika dan tentunya Asia di abad ke-16 sampai 19. Tapi tahukah Anda dari mana permainan ini awalnya berasal?
Ternyata dari berbagai penelusuran sejarah, permainan ini awalnya berasal dari peradaban Mesir Kuno sejak tahun 3000 Sebelum Masehi (SM). Di Mesir, kelereng terbuat dari tanah liat atau batu.
Sementara kelereng tertua dunia yang saat ini masih eksis, berasal dari Pulau Kreta dari tahun 2000-1700 SM dan kini dikoleksi The British Museum di London, Inggris.
Kalau kelereng yang biasa kita mainkan sekarang dan terbuat dari kaca, baru dikembangkan di pertengahan abad ke-19. Tepatnya di tahun 1864 dan dibuatnya di Jerman dengan beragam warna mirip permen.
Tidak sedikit nilai-nilai yang bisa kita dapatkan dari permainan ini. Sebut saja relaksasi atau mengatur emosi, mengasah otak, melatih motorik, kesabaran, kecermatan, melatih karakter kompetitif, melatih kejujuran, hingga mengembangkan kemampuan sosial. 
Sumber https://news.okezone.com/
Blog diupdate : 2017

No comments:

Post a Comment